Nagasari

Membuka kulit nagasari

Isinya bukan pisang madu

Tapi mayat anak gembala

Yang berseruling setiap senja

 

Membuang kulit nagasari

Seorang nakhoda memungutnya

Dan merobeknya menjadi dua

Separuh buat peta

Separuh buat bendera kapalnya

1 Komentar

  1. aroelika said,

    Juni 8, 2010 pada 12:38 pm

    penuh makna yang tersimpan di dalamnya…
    bolehkah saya tau, siapa pengarangnya?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: