Kwatrin Tentang Sebuah Poci

Pada keramik tanpa nama itu

kulihat kembali wajahmu

mataku belum tolol,ternyata

untuk sesuatu yang tak ada

Apa yang berharga pada tanah liat ini

selain separuh ilusi?

sesuatu yang kelak retak

dan kita membikinnya abadi

Gunawan Muhammad

1 Komentar

  1. penyair gila said,

    Mei 23, 2009 pada 2:12 pm

    bagus sekali situs ini, ye….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: