April 30, 2008 pada 10:15 am (Aku Cemburu, Angin, Angin Pagi, Arang, Berjalan ke Barat Waktu Pagi Hari, Buih, Catatan Mawar, Dengan Puisi, Di Beranda Ini Angin Tak Kedengaran Lagi, Di Taman Waktu Sore Hari, Doa Terakhir Seorang Musafir, Duka-Mu Abadi, Dunia Muda Sastra, Gadis Peminta-Minta, Hatiku Selembar Daun, Hujan Bulan Juni, Hutan Kelabu Dalam Hujan, Isyarat Bunga Api, Jendela, KETIKA JARI-JARI BUNGA TERBUKA, Karangan Bunga, Kau Yang Tidak Menangis, Kucing ikan asin dan aku, Kutuliskan, Kwatrin Tentang Sebuah Poci, Malu Aku Jadi Orang Indonesia, Mata Pisau, Nagasari, Pada Suatu Hari Nanti, Pada Suatu Saat Di Dunia, Pahlawan, Peringatan 1, Proklamasi, Rembulan Kali Ini, Saat Sebelum Berangkat, Sajak Di Terminal, Sajak Putih, Sebuah Taman Sore Hari, Sekiranya Bukan Kalau, Senja di Pelabuhan Kecil, Sepi, Sonet: Hei Jangan Kau Patahkan, Stanza, Tapi, Ujung Jarummu)
SStttttt!!!!!

5 Tanggapan
Maret 26, 2008 pada 6:14 am (Proklamasi)
Proklamasi, 2
Kami bangsa Indonesia
Dengan ini menyatakan
Kemerdekaan Indonesia
Untuk kedua kalinya!
Hal- hal yang mengenai
Hak asasi manusia,
Utang piutang
Dan lain-lain
Yang tak habis-habisnya
INSYA – ALLAH akan habis
Diselenggarakan
Dengan cara saksama
Dan dalam tempo
Yang sesingkat-singkatnya
Jakarta,25 Maret 1992
Atas nama bangsa Indonesia
Boleh- Siapa saja
Hamid Jabbar
1 Tanggapan