April 30, 2008 pada 10:15 am (Aku Cemburu, Angin, Angin Pagi, Arang, Berjalan ke Barat Waktu Pagi Hari, Buih, Catatan Mawar, Dengan Puisi, Di Beranda Ini Angin Tak Kedengaran Lagi, Di Taman Waktu Sore Hari, Doa Terakhir Seorang Musafir, Duka-Mu Abadi, Dunia Muda Sastra, Gadis Peminta-Minta, Hatiku Selembar Daun, Hujan Bulan Juni, Hutan Kelabu Dalam Hujan, Isyarat Bunga Api, Jendela, KETIKA JARI-JARI BUNGA TERBUKA, Karangan Bunga, Kau Yang Tidak Menangis, Kucing ikan asin dan aku, Kutuliskan, Kwatrin Tentang Sebuah Poci, Malu Aku Jadi Orang Indonesia, Mata Pisau, Nagasari, Pada Suatu Hari Nanti, Pada Suatu Saat Di Dunia, Pahlawan, Peringatan 1, Proklamasi, Rembulan Kali Ini, Saat Sebelum Berangkat, Sajak Di Terminal, Sajak Putih, Sebuah Taman Sore Hari, Sekiranya Bukan Kalau, Senja di Pelabuhan Kecil, Sepi, Sonet: Hei Jangan Kau Patahkan, Stanza, Tapi, Ujung Jarummu)
SStttttt!!!!!

& Komentar
Maret 24, 2008 pada 10:13 am (Kutuliskan)
Kutuliskan
Kutuliskan lagi
Kata-kata sepi
Kutuliskan tak henti-henti
Walau tak berarti
(kala burung pergi mencari matahari)
Kutuliskan lagi
Kenangan-kenangan mati
Hingga bagai api
Membara dalam mimpi
(kala daun gugur dan dahan tertidur)
Kutuliskan lagi
Harapan-harapan abadi
Hingga bagai duri
Melindungi sekeping hati
(kala angin lirih menghibur alam sedih)
Wing karjdo
Tinggalkan sebuah Komentar